Pandangan Islam Bermain Poker, Walaupun Tanpa Taruhan

Pandangan Islam Bermain Poker, Walaupun Tanpa Taruhan – Poker adalah permainan kartu yang cukup populer sejak ratusan tahun lalu. Dibawa oleh Inggris saat mengunjungi benua Amerika, poker menjadi permainan yang menguasai benua Amerika. Bagaimana tidak, casino terbesar dan terkenal ada di benua Amerika. Kepopuleran poker inilah membuat permainan ini ada dalam bentuk aplikasi yang mudah diunduh dari smartphone kita.

Kebanyakan bermain poker harus ada taruhannya untuk membuat permainan menjadi seru. Hal inilah yang membuat judi poker cukup terkenal. Padahal, hukum judi poker menurut islam jelas – jelas dilarang. Islam sendiri menyamakan judi poker dengan minum khamr dan berkurban untuk berhala.

Lantas bagaimana kalau hanya bermain poker saja, tanpa adanya taruhan?

Judi poker

Dalam Q.S Al – Maidah ayat 90 menerangkan akan bahaya bermain judi. Judi sendiri juga disamakan dengan berkurban untuk berhala dan mengonsumsi khamar. Artinya, bermain judi juga akan mendapatan dosa yang sama seperti kedua perkara tersebut. Seperti yang diketahui kedua perkara tersebut adalah perbuatan setan yang harus dijauhi agar kita sebagai umat manusia selalu beruntung.

Lebih tegas lagi, Q.S Al – Maidah ayat 90 menyebutkan bahwa setan akan selalu mengoba manusia dan menciptakan permusuhan serta perpecahan di antara kedua manusia dengan judi dan minum khamat. Dari dua hal itu pula, setan juga akan menjauhkan manusia untuk mengingat dan beribadah kepada Allah.

Kedua ayat di atas sudah menjabarkan bahwa islam memang melarang umatnya untuk bermain judi, salah satunya judi poker. Pasalnya, memeng tidak ada keuntungannya dan hanya menimbulkan kesesatan saja.

Perkara judi dan poker

Permainan togel online bukanlah sebuah judi, jika hanya ada satu pihak saja yang bertaruh. Setidaknya, permainan ini bisa dikatakan sebagai judi jika ada dua pihak atau lebih yang bertaruh. Hal tersebut merupakan syarat dari judi itu sendiri. Contohnya saja, dalam permainan poker, Anda memasang taruhan 100 ribu, tetapi orang lain tidak memasang taruhannya, sehingga jika kalah Anda tidak akan kehilangan harta. Maka permainan poker ini tidak dikatakan sebagai judi karena hanya Anda yang bertaruh.

Permainan poker dikatakan sebagai judi adalah ketentuan akan pemenang berhak mengambil harta yang kalah. Sedangkan yang kalah harus ikhlas dan rela akan kehilangan harta tersebut. Intinya ada pihak yang merasa dirugikan dan ada pihak yang merasa diuntungkan.

Dari pengertian tersebut, bisa dikatakan bahwa game poker yang dimainkan tidak ada masalah selama tidak ada taruhan yang terjadi. Namun jika memang sudah ada taruhannya, maka game poker tersebut sudah dikategorikan dalam judi.

Bermain poker artinya melakukan hal sia – sia

Walaupun tanpa taruhan, terkadang game poker bisa membuat orang kecanduan. Padahal, sebagai umat muslim dianjurkan untuk mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat dan positif, bukan hal yang negatif dan menyia-nyiakan waktu.

Dikatakan bahwa seseorang yang sibuk dengan hal yang baik, pasti akan sibuk dengan hal batil. Seorang muslom yang meninggalkan hal tidak bermanfaat akan datang kebaikan di dunia dan di akherat. Sedangkan game poker tidak ada manfaatnya sama sekali. Terlebih lagi, kalau sudah terjadi judi di dalamnya.

Bermain poker berarti tidak menghargai waktu

Dalam Al-Quran, Allah SWT sudah menjelaskan betapa pentingnya waktu. Bahkan beberapa kali sudah disebutkan, seperti was-dhuha (demi waktu dhuha), wal ashri (demi masa), wal lail (demi waktu malam) dan masih banyak lagi. Hal ini sudah jelas terbukti bahwa waktu sangat penting. Namun terkadang manusia lalai akan hal tersebut.

Walaupun bermain poker tidak menggunakan taruhan, tetapi membuat orang kecanduan. Hal inilah yang membuat banyak orang lalai akan waktu dan menyia-nyiakannya. Waktu yang ada malah hanya diisi akan hal – hal tidak bermanfaat.

Lebih parahnya lagi, terkadang untuk menyelesaikan sebuah permainan, orang rela begadang sehingga kehilangan waktu tidur mereka. Padahal hal ini juga tidak baik untuk kesehatan.

Itulah mengapa permainan poker juga bisa dikatakan dilarang, selama pemainnya bermain secara berlebihan, walaupun tanpa menggunakan taruhan sekalipun. Bermain poker boleh saja dilakukan asalkan tahu batasan diri. Pasalnya, terkadang orang bermain poker hanya untuk mencari kesenangan saja dan mengisi waktu luang. Namun kalau permainan poker sudah menjerumus ke judi, maka hukum judi poker menurut undang undang akan berlaku untuk para pemainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *